Hosted by Photobucket.com

Saturday, November 12, 2005

masa' ini kodrati??

apakah perempuan selalu dependen terhadap laki-laki untuk bertahan hidup? couldn't we find other-better way to survive?

entah teman lama, sepiring sayur-mayur, atau tengah-siang bolong yang membuat kami terjebak dalam percakapan intens soal 'survival' alias bertahan hidup, di sebuah warung gedheg dengan jendela kotak-kotak. It's all a matter of surviving life. Tepatnya, a matter of living a better life.

siapapun pasti setuju bahwa seseorang akan memilih untuk menjalani hidup lebih baik. bahwa secara naluriah, manusia terus berusaha untuk meningkatkan kualitas hidup, dan berusaha untuk jadi lebih baik ketimbang sebelumnya. jalannya bisa beda-beda, tergantung pada prinsip dan pandangan hidup orang tersebut. nggak bisa dipungkiri, upaya-upaya itu tidak bisa lepas dari keberadaan orang-orang di sekitar. termasuk laki-laki. sebagian orang, aku misalnya, percaya bahwa laki-laki bisa dijadikan bukan sebagai tempat bergantung untuk membuat hidup jadi lebih baik, tapi seorang teman yang bisa memberi motivasi lebih untuk menjalani hidup. sebagian lain, temanku misalnya, memilih untuk menggantungkan diri pada laki-laki untuk mencapai hidup yang lebih baik.

mungkin kelihatannya sama saja. bedanya hanya pada intensitas. menggantungkan diri secara harfiah, atau 'menggantungkan diri' dengan makna dalam tanda kutip. yang satu berharap seorang (atau beberapa) laki-laki akan menunjang hidup dan membuatnya merasa aman, yang lain merasa hidup akan jadi lebih berarti dengan keberadaan laki-laki. yang satu mengharap dukungan material sekaligus moral dari laki-laki, yang lain mengharap dukungan moral. Kalo gitu sama aja dong?? Sama-sama menggantungkan diri pada laki-laki??

Lalu, apakah perempuan harus selalu dependen terhadap laki-laki?
couldn't we find other-better way to survive?
[atau ini kodrati?]