Hosted by Photobucket.com

Monday, November 14, 2005

Lauch Missing the novel

^^ sila hadir ^^
Soda Lounge
Laksda Adisucipto, Kamis 17 Nov 05, 19.00 pm
Launch & Talkshow
Missing the novel
Ruwi Meita
presented by GagasMedia Publisher

about Missing the novel
Maya adalah seorang wanita berumur 25 tahun. Kemampuan istimewa mata ketiga membuat tubuhnya bisa dijadikan medium untuk berkomunikasi dengan roh, hanya dengan memegang benda yang punya kaitan psikologis dengan roh itu semasa hidup. Masa lalu Maya yang kelam membuatnya tak bisa mengontrol kemampuan, sehingga yang ada hanyalah ketakutan-ketakutan yang tak teratasi. Sedang Steven, suami Maya yang bekerja sebagai fotografer di sebuah majalah budaya dan seni, tak mampu memahami Maya sehingga pernikahan mereka menjadi hambar.
Adalah Dini, sahabat Maya yang kemudian menawarkan pekerjaan di cafe dengan maksud mengalihkan perhatian Maya dari segala beban hidupnya. Konflik dimulai saat secara tidak sengaja Steven mengunci seorang bocah bernama Vega dalam bagasi mobilnya, ketika gadis cilik itu sedang bermain petak umpet dengan teman-temannya. Permasalahan semakin pelik saat Maya secara tidak sengaja melihat Vega berada di bagasi mobil Steven lewat
vision-nya. Pertengkaran pun terjadi antara pasangan itu. Mereka saling mencurigai. Mereka tak bisa berpikir jernih. Lalu bagaimana nasib Vega? Apakah dia masih hidup? Apa yang dilakukan Maya dan Steven selanjutnya?

Novel yang ditulis berdasarkan skenario Ery Sofid ini punya soul dan nuansa berbeda dengan film-nya, bahkan dengan novel-novel adaptasi horor lainnya setelah mengalami banyak pengembangan di sana-sini. Penulisnya menampilkan sesuatu yang mengerikan tanpa harus terjebak dalam stereotip novel horor. Juga indah.

about Missing the movie
Film ini diproduksi oleh Starvision Plus dengan bintang-bintang film horor seperti Marcella Zalianty, Endhita, dan Inong. Film yang disutradarai Chiska Dopert ini mengambil gambar-gambar suram sejak awal untuk lebih menekankan karakter Maya (Endhita). Launching film Missing sudah digelar di Jakarta pada 20 Oktober kemarin.

about Ruwi Meita
Ibu satu anak kelahiran Yogya ini masih terdaftar sebagai mahasiswa sastra Perancis UGM. Karya-karya terdahulunya adalah Dara Manisku the end of story dan Kumpulan Cerpen Mari Mengutuk Laki-laki. Kini, selain menulis ia aktif di sebuah komunitas baca tulis yang didirikannya, Komunitas Buta Huruf.