Hosted by Photobucket.com

Tuesday, October 11, 2005

negeri sepi

di tengah jalan yang menikung itu tibatiba
kautawarkan perjamuan sore. tempat
dimana lelah menyimpan singgah, dan matahari yang condong
membuatmu leluasa
mengerkah rusuk memburai sejarah
sepanjang perjalanan. jam
kaubiarkan berhenti; sementara kita mengupas
keringat. sementara matamu
menuturkan kisah kelananya.

barangkali ini kembara berujung ke negeri
sepi, katamu berulang. tapi toh tiada
yang menghentikan gerak engsel tumit
dan selangkang kita. dan kenangan tibatiba
telah terentang jauh ke belakang. barangkali
takada yang mendengar kalimatmu; selain telinga
yang tersimpan di negeri sepi.
(kita tak pernah tahu bisa)

tapi segala lantas menjadi sunyi. bahkan detik. mungkin
kau benar. mungkin jam berhenti. dan mungkin
ini kembara
berujung
di negeri sepi.

(a lonely day @ indramayu)