Hosted by Photobucket.com

Tuesday, February 15, 2005

'gajah selalu ingat'

Suka Agatha Christie? Pasti pernah baca 'Elephants can Remember', versi terjemahannya berjudul 'Gajah Selalu Ingat', diterbitkan oleh Gramedia - baru-baru ini diterbitkan ulang dengan desain cover yang lebih fresh. Sebagai catatan, di situs www.bhinneka.com, judul ini diberi label 'best'.

Well, Agatha Christie memang asik banged. Tapi intinya bukan itu.
Yang menarik adalah: do animals remember things from their past? Kata orang, gajah akan ingat siapa yang baik padanya, dan tak akan pernah melupakan mereka yang jahat. Bener gak sih? Check this out: Apakah Binatang Bisa Mengingat?

Entah soal penelitian, tapi soal ingatan hewan, aku pernah punya pengalaman dengan kucingku -- before Nimbus [jangan jeles ya, Mbus!], kucing yang kukasih nama Leo, hasil pungut di tepi jalan. Sempat betah di rumahku selama dua minggu, sampai tiba-tiba suatu hari dia hilang entah ke mana -- gak pamit pula, boro-boro ninggalin 'surat wasiat'.

Kucing itu pergi.
Tapi, kira-kira lima bulan kemudian, waktu balik kuliah, aku menemukan dia, kembali, sedang 'bertengger' di kursi teras -- tempat nongkrong favoritnya dulu, selama dua minggu dia menetap di rumahku -- dan menatapku dengan pandangan yang 'familiar'.

Aku menyapanya, but he didn't say a word.
Cuma langsung melompat pergi.

Kejadian itu bikin aku yakin banged kalo dia ingat aku, dia ingat rumahku, tempat-singgah-sementara-nya selama dua minggu, ingat tempat bertengger favoritnya...
Dan bikin aku yakin kalau in some case, animals DO remember.

Jadi, hati-hatilah bersikap pada binatang.
['n don't do animals-abuse in front of Nimbus. Believe me, he's dangerous!]